Hidup Dibawah Naungan Cahaya Islam

Kamis, 15 Maret 2012

Mutiara Ikhlas

Seoarang muslim yang sejati adalah orang yang mengetahui bagaman ia menyembah tuhannya.Setiap muslaim mendambakan agar ibadahnya diterima oleh Allah Taala.Suatu amalan yang kecil jika diikhlaskan hanya karena Allah semata,maka amalan tersebut akan menjadi besar dan berat timbangannya di siisi Allah Taala.Sebaliknya,suatu amalan yang besar jika dilakukan dengan tanpa ikhlas dan mengharap pujian manusia,maka amalan tersebut akan menjadi kecil dan ringan disisi allah taala bagaikan debu yang diterpa oleh angin.
Apa Sih Ikhlas Itu ?
Ikhlas dari segi bahasa berarti membersihkan dan memurnikan sesuatu.nah...Adapun menurut syariat yaitu memurnikan ibadah hanya kepada Allah Taala dari segala kotoran syirik.
Kedudukan Ikhlas
Sesungguhya Allah Taala telah memerintahkan kepada para hambanya agar ia mengikhlaskan ibadahnya hanya kepadaNya.Orang yang ikhlas ialah orang yang mengerjakan amalan ketaatan berupa shalay,puasa,zakat ,sedekah,membaca al quran dan yang lainnya dengan tujuan mengharapkan pahala dari Allah Taala semata,bukan menginginkan pujian manusia.maka orang yang shalat harus mengikhlaskan niatnya hanya untuk Allah semata dan bukan karena ingin disebutsifulan ahli ibadah,ahli ilmu dan lain sebagainya.
Allah Taala berfirman yang artinya:"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nyadalam menjalankan agama yang lurus,dan supaya mereka menunaikan zakat.dan yang demikian itulah agama yang lurus."(QS.al-Bayyinah:5).
Diriwayatkan dari Amirul Mukminin Abu Hafsh,Umar Ibnu Khattab radiyallahu anhu,ia berkata:"Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:"Segala amal itu tergantung niatnya.Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Alllah dan Rasulnya,maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasulnya.Barang siapa yang hijrahnya itu karena kesenagan dunia atau karena seorang wanita yang hendak ia nikahi,maka hijrahnyaitu kepada apa yang ia tuju."(HR.bukhari dan muslim)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar